Konon, zaman dulu ada seorang tua berilmu sakti. Dia bisa meramal masa depan orang. Ramalannya terkenal akurat dan selalu tepat. Apa yang dia ramalkan, selalu jadi kenyataan. Karena itulah dia terkenal ke seluruh pelosok negeri. Suatu hari, ada seorang pemuda yang mendengar tentang kesaktian orang tua itu. Pemuda ini penasaran. Dia ingin mencoba kesaktian Pak Tua. Sang pemuda datang ke tempat Pak Tua, sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Pemuda datang dengan membawa seekor burung. Tentu saja burung itu disembunyikan. Dia pegang burung itu dengan tangannya, dan disembunyikan dibelakang badannya. Pemuda ingin menguji kesaktian pak tua.
"Pak Tua, Kesaktianmu sudah terdengar ke seluruh pelosok negeri. Saya punya pertanyaan untukmu," kata pemuda saat berhadapan dengan pak tua.
"Kalo saya mampu, Saya akan jawab semua pertanyaanmu, anak muda," jawab pak tua rendah hati.
"Pak Tua, Saya memegang seekor burung dibelakang punggung saya. Menurut pak Tua, burung ini hidup atau mati?" Pemuda mulai menguji kemampuan pak tua.
Dahi Pak tua berkernyit. Matanya agak dipejamkan. Itu sebuah tanda kalo pak tua sedang mengerahkan kesaktiannya. Setelah selang beberapa menit, pak tua mulai menjawab.
"Takdir burung itu ada ditanganmu. Kalo kamu menghendaki dia mati, matilah dia. Kamu tinggal mencekik lehernya. Lalu dia mati kehabisan napas. Kalo kamu menghendaki dia hidup, dia pun akan hidup. Kamu tinggal melepasnya, dan dia akan terbang bebas ke angkasa".
Pemuda berdecak kagum dengan jawaban pak Tua. Akhir cerita, pemuda itu mempercayai kesaktian pak tua.
Tampilkan postingan dengan label Cerita Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Motivasi. Tampilkan semua postingan
Langganan:
Postingan (Atom)